Translate

Kamis, 28 Desember 2017

Review AMD APU E-450 (melihat Lebih Dekat)

Review AMD APU E-450 (Melihat Lebih Dekat)


AMD APU E-450.

Entah apa kata yang pantas untuk APU E-450. O. Hi! Apa kabar kerabat Gembos? ( ͡° ͜ʖ ͡°)>⌐■-■ Semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan berbahagia. Bagaimana tidak bahagia ( ⋂‿⋂’) , masa - masa liburan kan. Yeeey! ヾ(^-^)ノ Selamat liburan ya.Semoga liburannya sesuai dengan apa yang diharapkan dan diidam - idamkan.

Sudah menjadi agenda rutin. Setiap setahun sekali, Kami merefresh semua laptop - laptop milik Kami dengan cara menginstall ulang Windows nya. Salah satu laptopnya adalah Asus Eee PC 1215B. Seingat Kami. Laptop tersebut di luncurkan pada tahun 2011, antara bulan November dan Desember tapi Kami mendapatkannya di semester pertama 2012. Cukup tua untuk sebuah laptop tapi belum usang (‘-‘*ゞ . Semua komponennya masih berjalan normal, bisa di up RAM nya ke 4GB (2x2GB 1333MT/s PC3-10700).

Melihat Lebih Dekat E-450.


  • E-450 adalah APU kelas mobile dengan platform Brazos atau tepatnya Brazos 1.0 (2011), yang mana dibekali iGPU Radeon HD 6320 codename 'Cedar' dengan jumlah shader processor (SP) sebanyak 80 unit.
  • Di platform tersebut terdapat dua keluarga besar yang memiliki codename 'Ontario' dan 'Zacate'. Keduanya sama - sama menggunakan corename 'Bobcat' cores dengan teknologi 40nm.
  • E-450 sendiri adalah anggota keluarga 'Zacate' yang notabene mempunyai TDP 18W serta dukungan RAM hingga 1333MT/s.

Jika dilihat dari spesifikasinya, E-450 cukup bertenaga dan itu terlihat di tahun 2012 silam, AMD, menciptakan generasi penerusnya yaitu platform Brazos 2.0. Namun di platform tersebut tidak ditemukan perbedaan yang cukup berarti hanya seri iGPUnya saja menjadi HD 7xxx. Itupun juga masih dengan codename 'Cedar', 80 unit SP, serta kemampuan UVD 3.0.

Hingga akhirnya muncul anggapan jika platform Brazos 2.0 adalah platform refresh dari Brazos 1.0 (2011)Tapi terlepas dari itu. Platform Brazos masih sangat laik untuk kegiatan komputasi ringan. Kami juga pernah memiliki laptop berplatform Brazos 2.0 dengan APU E2-2000. Tapi Kami telah menjualnya dan bertahan dengan ASUS Eee PC 1215B (E-450). Selain menggunakan E-450, Asus Eee PC 1215B (C-50) adalah varian yang menggunakan APU C-50 dan E-350.

'Bisa tidak AMD APU E Series dipakai bernain game?' Jawabannya, Tentu saja bisa. Asal ekspektasi tidak ikut bermain. Kami telah mencobanya untuk bermain Left4Dead 2 dan berikut hasilnya.

Pembacaan CPU-Z.

NOTE : Kami menerapkan konfigurasi RAM Dual-channel (2x2GB) sehingga menghasilkan bandwidth sebesar 21.3GB/s. Spesifikasi RAM yang di gunakan adalah DDR3 PC3-10700 (10.7GB/s) 667MHz (1333MT/s) Single-Side (SS). Serta menggunakan sistem operasi Windows 7 Home Premium SP1 64bit.

Yup. Gambar diatas adalah hasilnya dan tidak cukup playable. Hasil tersebut didapat dari pengaturan default in-game nya Left4Dead 2.

'Apa benar AMD APU E-450 mendukung RAM Dual-channel?' Jawabannya ada pada gambar berikut :

Meski CPU-Z tidak menampilkan 'Dual' pada 'Channel #' tapi bila GPU-Z menampilkan 'Bus Width: 128 Bit' serta BIOS dan POST mengatakan 'dual-channel' itu artinya berjalan dengan 'Dual-channel'.

Baik. Sekarang Kita tingkatkan nilai FPS nya. Berikut pengaturannya :

Asus membekali laptop Eee PC 1215B dengan driver 'Hybrid Engine'. Posisikan pada mode 'High Performance' bila Kamu ingin bermain game dengan Asus Eee PC 1215B.

Pun demikian pada pengaturan Windows Power Options, pastikan di status 'High Performance'.

Kemudian jalankan AMD Control Center dan pastikan Kamu memberi centang Use application settings pada pengaturan 'Anti-Aliasing' serta mencentang Use custom settings pada 'Standard 3D Settings'.

Left4Dead 2.


Setting in gamenya.


  • Aspect Ratio : Widescreen 16:9.
  • Resolution : 1024x600.
  • Display Mode : Full Screen.
  • Anti-Aliasing Mode : None.
  • Filtering Mode : Bilinear.
  • Wait for Vertical Sync : Disabled.
  • Shader Detail : Low.
  • Effect Detail : Low.
  • Model / Texture Detail : Low.
  • Multicore Rendering : Disabled.
  • Paged Pool Memory Available : High.

FPS yang dihasilkan pun cukup playable, di 40-an FPS.

Yup. Selamat bermain. Oh iya. Hampir saja lupa.

iGPU Radeon HD 6320 berkemampuan UVD 3.0. Dia mampu memainkan konten H264 720p di resolusi display FullHD. Bahkan menurut DXVA Checker, hingga resolusi display 4K. Jujur untuk di resolusi display 4K, Kami belum pernah mencobanya karena keterbatasan perangkat. Tapi kalau di resolusi display FullHD atau 1080P, hasilnya cukup memuaskan. Asalkan video renderernya tidak menggunakan MadVR.

Sekian review singkat dari Kami. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Akhir kata. Selamat liburan. Semoga liburannya lancar jaya dan menyenangkan.