Translate

Senin, 29 Januari 2018

Review AMD APU A8-7410 (Melihat Lebih Dekat)

Review AMD APU A8-7410 (Melihat Lebih Dekat)


AMD APU A8 Series.

Hi! Kerabat Gembos Nge-Blog! Apa kabar? Pada tulisan kali ini, Kami ajak Kalian untuk mengenal lebih dekat salah satu APU kelas ultra-mobile. Yup. Tentunya Kita sudah mengetahui bahwa APU adalah sebutan untuk sebuah prosesor milik AMD yang didalamnya berisi CPU, GPU serta Memory Controller dan AMD membagi lini produk APU nya menjadi tiga kategori platform yaitu; Desktop, Mobile dan Ultra-Mobile.

Biasanya. APU Kelas Ultra-Mobile dapat Kita jumpai dijajaran produk laptop 'daily use', tanpa grafis diskrit dan berada direntang harga empat hingga lima juta Rupiah (4.000.000 - 5.000.000 IDR). Laptop - laptop tersebut didesain untuk kegiatan komputasi harian yang tergolong ringan seperti; mengetik dan browsing guna meningkatkan produktifitas, mendengarkan musik hingga menonton film.

Melihat Lebih Dekat A8-7410.


  • A8-7410 adalah APU kelas Ultra-Mobile Carrizo-L, microarchitecture Puma atau tepatnya Puma+. Dibekali iGPU Radeon R5 dengan nama kode 'Beema' yang bermikroarsitektur GCN (Graphics Core Next) generasi kedua (2nd. Gen) Sea Islands.
  • GPU GCN generasi kedua Sea Islands, membawa kemampuan UVD (Unified Video Decoder) 4.2 dan VCE (Video Coding Engine) 2.0.
  • Selain itu. A8-7410 juga dibekali core ARM Cortex-A5 for TrustZone execution.
  • A8-7410 mendukung konfigurasi RAM DDR3L hingga 1866MT/s PC3 14933MB/s (15GB/s).

Jika dilihat dari spesifikasinya, laptop dengan A8-7410, memiliki potensi kemampuan gaming yang cukup menjanjikan. Namun sayangnya, untuk kemampuan multimedianya dalam memutar film hanya sampai H264 hingga resolusi FullHD. 'Bukannya Carrizo-L sudah mendukung HEVC / H265?' Yang mendukung HEVC adalah APU Carrizo dengan mikroarsitektur Excavator. APU A8-7410 memang termasuk dalam keluarga APU generasi keenam (ke. 6) Carrizo. Tapi untuk kemampuan video decoding (UVD) nya masih membawa level generasi sebelumnya, yaitu 4.2. Itulah mengapa iGPU R5 A8-7410 hanya mampu mendecoding video H264 sampai ukuran atau resolusi FullHD 1080p.

Baik. Sesuai judulnya. Kami akan mengajak Kalian untuk mengenal lebih dalam APU A8-7410.

Pembacaan CPU-Z.

Note: Disini Kami menggunakan laptop ASUS X454YA-BX801D S/N H5NOCV1OL82O217. Laptop tersebut dibekali RAM onboard sebesar 4GB. Spesikasi RAM onboardnya sendiri adalah DDR3 667MHz 1333MT/s PC3-10600 10666.67MB/s. Mengingat laptop tersebut dibekali sebuah slot RAM. Kami menambahkan 2GB namun dengan spesifikasi 800MHz 1600MT/s PC3-12800. Alhasil modul RAM yang Kami tambahkan mengalami penyesuaian kecepatan menjadi 667MHz 1333MT/s

Dapat Kami katakan, A8-7410 menjadi lini APU terakhir yang tidak menerapkan konsep Modules (clustered multi-thread). Seperti yang Kita ketahui bersama. Clustered Multi-Thread (CMT) diperkenalkan di lini prosesor AMD yang menerapkan mikroarsitektur Bulldozer. Kamu pengguna prosesor desktop AMD Zambezi pasti pernah mendengar kabar kalau AMD mulai menerapkan konsep ala Intel yaitu 1 core 2 thread atau yang lebih dikenal dengan HyperThreading. Sebenarnya konsep milik AMD, Clustered Multi-Thread, berbeda dengan HyperThreading.

AMD Bulldozer FX-4100 Zambezi memiliki konfigurasi CMT 2 Modules 4 Cores. Sedangkan AMD Piledriver FX-6300 Vishera konfigurasi CMT 3 Modules 6 Cores. 'Bagaimana cara mengetahui konfigurasi CMT nya?' Kalau di Intel, untuk mengetahui HyperThreading (HT) nya, Kita bisa menggunakan bantuan perangkat lunak CPU-Z dan lihat di bagian Cores dan Threads.  Contohnya i5-3230M 2 Cores 4 Thread, itu disebut HyperThreading.

Sementara AMD, konfigurasi CMT dapat dilihat melalui L1 Instruction nya dengan bantuan CPU-Z. Contohnya Athlon X4 845 adalah CPU 4 Cores 4 Threads dengan konfigurasi CMT 2 Modules (L1 Inst.) 4 Cores (L1 Data). Jadi CMT lebih ke management CPU cache. Jadi beda ya konsep antara HT (Hyper Threading) dengan CMT (Cluster-Multi Threading).

Baik. Itu tadi penjelasan singkatnya. Tapi apakah laptop dengan A8-7410 laik untuk dibeli? Sebelum Kami jawaban. Berikut Kami tunjukkan spesifikasi ASUS X454YA-BX801D yang Kami gunakan.

Menggunakan sistem operasi Windows 10 64bit dan menambahkan 2GB sehingga RAM nya menjadi total 6GB. Ada alasannya mengapa Kami hanya menambahkan 2GB.

512MB VRAM at 4GB System Memory.

1GB VRAM at 6GB System Memory.

1GB VRAM at 8GB System Memory.

Dapat Kita lihat bersama. Potensi iGPU R5 A8-7410 menjadi tidak maksimal dikarenakan APU tersebut dibenamkan di laptop yang menerapkan disain RAM onboard. Dukungan RAM A8-7410, yang seharusnya bisa mencapai kecepatan 1866MT/s jadi tidak bisa dirasakan. Selain itu. Jika Kamu menambahkan RAM hingga 8GB, alokasi VRAM nya pun tetap sebesar 1GB.

Pada laptop ASUS X454YA-BX801D. Diberikan satu buat slot RAM tambahan untuk menambah jumlah RAM, yang mana dapat menampung hingga kapasitas 8GB 1866MT/s. Seperti yang sudah Kami sampaikan diatas, Kami menambahkan RAM 2GB 1600MT/s 800MHz. Tapi sayangnya, kecepatan RAM yang Kami tambahkan mengalami penyesuaian menjadi 1333MT/s 667MHz.

'Apakah ada dampak negatifnya?' Tentu saja ada. Bandwidth iGPU nya akan tetap 10.7GB/s meskipun Kamu memasang RAM 1600MT/s 12.8GB/s atau lebih tinggi. Ujungnya performa iGPU R5 A8-7410 dalam bermain game kurang memuaskan. Tentu saja hal tersebut sangat disayangkan.

Kami merasa laptop HP 14-G008AU 22CF-100 J3Z71PA dengan APU A8-6410 jauh lebih menggiurkan. Sekalipun  APU A8-6410 dan A8-7410 sama - sama berkemampuan memory controller single-channel 64 Bit. Tapi laptop HP 14-G008AU 22CF-100 J3Z71PA bisa menghasilkan bandwidth lebih besar karena laptop tersebut bukanlah laptop dengan desain RAM onboard. Meskipun laptop tersebut hanya memberikan 1 buah slot RAM, tapi Kita bisa menancapkan module RAM dengan spesifikasi 933MHz 1866MT/s dan jaminan module RAM tersebut tidak mengalami penyesuaian kecepatan.

Baik. Sekarang Kita lihat performa gaming A8-7410 pada ASUS X454YA-BX801D.

Tapi sebelum itu, Kami ingin memberitahukan tentang driver grafik yang digunakan. Kami masih bertahan dengan versi paket driver 15 meski ASUS telah memberikan versi paket driver 21.Ini LINK untuk mendownload driver terbaru.

Counter-Strike: Global Offensive.


Setting in game:

768p high.

Hasilnya: 

Satu kalimat. Cukup playable.

PES 2017.


Spesifikasi:

Semuanya 'Good'.

Setting in game:

Meski semuanya 'Good' tapi Kami mencobanya di pengaturan 720p low.

Hasilnya:

Kalau dilihat dari Avg. FPS nya, termasuk playable tapi sayangnya tidak stabil.

Kesimpulannya. ASUS X454YA-BX801D laik dibeli. Terlebih buat Kamu yang membutuhkan laptop untuk komputasi ringan serta untuk bermain game - game casual. Baca juga bermain game dengan APU AMD A8-7410 DISINI!. 'Kalau untuk aktifitas menonton?'

Gambar diatas adalah hasil pembacaan DXVA Checker. Seperti yang sudah Kami sampaikan sebelumnya. Kemampuan video decoding iGPU R5 A8-7410 ada di level 4.2, yang artinya, tidak bisa mendecoding video H265/HEVC dan UHD H264.

'Kalau untuk merekam menggunakan ReLive?' iGPU R5 A8-7410 dapat melakukannya mengingat iGPU tersebut sudah bermikroarsitektur GCN (Graphics Core Next 2nd. Gen). Kalau Kamu masih menggunakan driver versi Catalyst, opsi ReLive tidak akan Kamu temui. Kamu harus memperbarui drivernya ke versi Crimson atau Adrenalin.

Utamakan untuk menggunakan driver yang diberikan oleh vendor. Tapi bila vendor tak kunjung memberikan driver versi baru, Crimson atau Adrenalin, Kamu bisa menggunakan driver versi AMDTapi ingat. Menggunakan driver versi AMD di laptop dengan fitur Dual-Graphics (iGPU Radeon + dGPU Radeon) bukan tanpa masalah. Tapi kalau laptop yang dipakai hanya mengandalkan iGPU, seperti ASUS X454YA-BX801D, Kami rasa lampu hijau untuk menggunakan driver versi AMD.

Baik. Sekian postingan review singkat Kami kali ini. Mohon maaf bila ada kekurangan. Semoga bermanfaat dan membantu, terutama untuk calon pembeli laptop dengan APU A8-7410. Kesimpulannya. Laptop bertenaga A8-7410 laik dibeli. Tapi buat Kamu yang mau mengganti laptop dari A8-6410 ke A8-7410, lebih baik jangan karena perbedaan performa A8-6410 dan A8-7410 tipis sekali. Referensi laptop dengan APU AMD A8-7410 lainnya adalah HP 14-an002ax W6U15PA. Sementara rekomendasi laptop lainnya, baca DISINI!.